[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"$fHUUO6FwR_sdfSxC7e80oVI-LxSROc93Wu8nUSjBcoRA":3},{"work":4,"section":9,"illustrationUrl":12,"canModernize":13,"ejaan":14,"prev":15,"next":18,"variant":7,"html":21},{"slug":5,"title":6,"presentation":7,"spelling":8},"the-odyssey","The Odyssey","ringkasan","eyd",{"ordinal":10,"title":11},10,"ARGUMENT.",null,false,"asli",{"ordinal":16,"title":17},9,"BOOK V.",{"ordinal":19,"title":20},11,"BOOK VII.","\u003Cp>Dewi Pallas (Athena) menampakkan diri dalam mimpi kepada Nausicaa, putri Raja Alcinous dari Phaeacia. Dalam mimpi itu, Pallas menyuruh Nausicaa untuk pergi ke sungai bersama dayang-dayangnya guna mencuci pakaian kebesaran sebagai persiapan pernikahannya. Nausicaa pun bangun, meminta izin dan kereta dari ayahnya dengan alasan merawat pakaian, lalu berangkat ke sungai.\u003C\u002Fp>\n\u003Cp>Setelah selesai mencuci dan menjemur pakaian, Nausicaa dan dayang-dayangnya bermain bola di padang. Suara riuh mereka membangunkan Ulysses yang tidur di semak-semak. Dalam keadaan telanjang dan kotor setelah terdampar, Ulysses keluar dengan menutupi tubuhnya menggunakan ranting.\u003C\u002Fp>\n\u003Cp>Dengan sopan ia memohon belas kasihan Nausicaa, membandingkan kecantikannya dengan dewi Diana, dan merendahkan diri sebagai pengemis yang malang. Nausicaa tersentuh, lalu memerintahkan dayang-dayangnya memberi Ulysses makanan, pakaian, dan minyak untuk membersihkan diri. Setelah dimandikan dan diberi pakaian, Athena membuat penampilan Ulysses tampak agung dan seperti dewa.\u003C\u002Fp>\n\u003Cp>Nausicaa lalu memberi petunjuk kepada Ulysses bagaimana cara menuju istana ayahnya. Ia menyuruh Ulysses menunggu di hutan suci Pallas hingga ia tiba di istana lebih dulu, agar tidak timbul gosip. Nausicaa juga mengingatkan Ulysses untuk langsung memohon kepada ratu, bukan raja, ketika tiba di istana. Ulysses pun berdoa kepada Athena memohon pertolongan, dan sang dewi mendengarnya meski tidak menampakkan diri karena masih takut pada kemurkaan dewa laut.\u003C\u002Fp>\n\u003Cp>\u003Cem>Kutipan kunci:\u003C\u002Fem>\u003C\u002Fp>\n\u003Cp>&quot;Oleh Jove, orang asing dan orang miskin diutus; dan apa yang kita berikan kepada mereka, kita pinjamkan kepada Jove.&quot;\u003C\u002Fp>\n\u003Cp>&quot;Jove menimbang urusan dunia dalam timbangan yang meragukan, dan orang baik menderita sementara yang jahat menang.&quot;\u003C\u002Fp>\n\u003Cp>&quot;Bukan tanpa perawatan ilahi orang asing ini menginjak tanah kegembiraan ini; langkahnya dituntun oleh dewa.&quot;\u003C\u002Fp>\n"]